Tunggu Episode "Indonesia Sakau"

Beberapa waktu yang lalu, di kota kecil Sidareja mati lampu (red:listrik mati) hampir sehari penuh. Dari mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Bagi saya yang memang melakukan aktivitas pekerjaan menggunakan energi listrik, mati listrik seharian sama saja berhenti bekerja. Ternyata ketergantunganku terhadap energi listrik sudah sangat tinggi. Sementara kualitas pelayanan PLN di negeri ini semakin merosot.
Kata Pemerintah, kita ini mengalami krisis energi listrik, jadi masyarakat harus bersabar. Suatu saat, kapanpun, dimanapun bisa mendapat giliran pemadaman. Tapi ada yang mengatakan, bahwa pernyataan pemerintah tersebut bertujuan agar pemerintah dan DPR bisa melakukan restrukturisasi terhadap undang-undang ketenagalistrikan. Agar keinginan cukong-cukong paman Sam bisa sedikit ikut menanam saham di PLN bisa dengan mudah terlaksana atau bahkan membelinya suatu saat.
Beberapa waktu belakangan ini kita mendengar Tarif Dasar Listrik akan naik. kemudian justru karyawan PLN sendiri yang menolak kenaikan tersebut, karena memang ada indikasi PLN mau di swastakan, mau go publik mau di privatisasi. Lah, bagi orang kecil seperti saya ini, memahami kata privatisasi saja masih bingung. Saya kan tau nya mestinya listrik ini murah, kalo naik tinggi, kita bisa protes. la wong PLN ini milik negara kok, milik rakyat. Kita memilih presiden dan DPR kan untuk mengurusnya.
Kata orang-orang pinter, privatisasi sama saja menjual BUMN ke Swasta. Bayangkan saja, seandainya PLN di jual ke swasta yang memang tujuannya mengeruk keuntungan. Jika TDL naik, rakyat gak bakal bisa protes. Sementara ketergantungan masyarakat terhadap listrik sudah sangat tinggi. Bisa kacau Indonesiaku ini. Apalagi kalo yang menguasai perusahaan luar seperti Amerika. wah.. wah.. seandainya pacarku di minta mereka dengan ancaman tidak di kasih suplay listrik, pilih yang mana yah?
Itu baru Listrik, padahal Pertamina juga sudah mulai di swastakan..., apa kita harus menunggu episode "Indonesia Sakau".
asli jawa timur sekarang lagi jalan-jalan di kabul-afghanistan
Total Posting: 35 | Rating: 128



del.icio.us
Digg

Komentar terkini (1 komentar):
Jika anda akan memberikan komentar dan memberikan rating pada artikel ini, silahkan login atau klik disini untuk pendaftaran baru